Akan tetapi, pria kelahiran Sorong itu memutuskan tetap berkostum Persipura. Ia memilih setia bersama klub berkostum merah-hitam itu. Apalagi, itulah kesebelasan pertama Boaz di level profesional.
Bukan berarti Boaz lantas hanya berkostum Persipura saja. Pria berusia 40 tahun itu pernah memperkuat berbagai klub seperti Carsae FC (Timor Leste) pada 2016, Borneo FC pada 2021, PSS Sleman pada 2022, dan Persewar Waropen pada 2023.
Namun, cinta Boaz yang begitu besar untuk Persipura membawanya pulang ke Jayapura pada September 2024. Ia mengusung ambisi membawa klub yang berdiri pada 1963 itu kembali ke kasta teratas di sepakbola Indonesia.
Itulah kisah legenda Timnas Indonesia Boaz Solossa, menolak gabung tim Eropa demi bertahan di Persipura Jayapura. Ia tidak akan pernah pergi kecuali klub tidak membutuhkannya lagi.
(Wikanto Arungbudoyo)