MILAN – AC Milan menelan kekalahan tipis 0-1 dari Parma pada giornata 26 Liga Italia 2025-2026. Catatan tak terkalahkan alias unbeaten milik Rossoneri pun terhenti di angka 24.
Duel AC Milan vs Parma itu digelar di Stadion San Siro, Milan, Italia, Senin (23/2/2026) dini hari WIB. Tampil dominan, tuan rumah malah kalah gara-gara gol Mariano Troilo (80’).
Itu adalah kekalahan kedua bagi Milan di Liga Italia 2025-2026. Skuad asuhan Massimiliano Allegri tak pernah mengecap hasil negatif sejak kalah 1-2 dari Cremonese pada giornata 1 di kandang sendiri.
Asisten pelatih Milan, Marco Landucci, menyebut kekalahan dari Parma lebih disebabkan timnya kurang beruntung. Mereka tercatat punya 23 percobaan dengan 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
“Saya pikir Serie A adalah liga paling sulit di dunia karena begitu seimbang dan setiap pertandingan menyimpan bahaya. Ada beberapa pertandingan yang hasil akhirnya tidak sejalan,” kata Landucci, mengutip dari Football Italia, Senin (23/2/2026).
“Malam yang sungguh tidak beruntung. Tim jelas kecewa, tapi kami tidak boleh berpikir dari sisi lain, tapi pikirkan perjalanan kami sendiri, meraup sebanyak mungkin poin,” tegas pria asal Italia itu.
Milan seakan ditakdirkan untuk kalah dini hari tadi. Mereka kehilangan Allegri yang terkena kartu merah di laga sebelumnya. Ditambah lagi, Matteo Gabbia cedera saat pemanasan lalu Ruben Loftus-Cheek harus ditarik keluar di tengah pertandingan akibat patah tulang rahang.
Il Diavolo Rosso memang tak terkalahkan sejak giornata 2 tapi mereka mencatatkan 9 kali imbang! Ironisnya, satu poin itu dihasilkan justru saat menghadapi tim-tim semodel Pisa, Parma, Sassuolo, Genoa, dan Fiorentina.
Alhasil, Milan kini tertahan di posisi 2 Liga Italia 2025-2026 dengan 56 poin dan terpaut 10 angka dari rival sekotanya Inter Milan di puncak. Landucci menegaskan, Luka Modric dan kawan-kawan tak perlu risau!
“Target kami adalah kembali ke Liga Champions. Tim ini meraup banyak poin dengan sikap yang tepat. Tapi, ketika hasilnya tidak memihak, sudah sewajarnya orang-orang akan mengkritik. Kami hanya tidak beruntung,” tandas Landucci.
(Wikanto Arungbudoyo)