Kala itu, Galatasaray kalah tipis 2-3 dari Istanbul Basaksehir di Piala Turki musim itu. Itu sebabnya, lawatan ke Istanbul akan menjadi jalan terjal bagi sang raksasa Jerman.
Bicara soal teknis, Tuchel mengatakan Galatasaray adalah tim yang amat agresif. Arsitek asal Jerman itu menyebut Mauro Icardi dan kolega selalu lapar ingin menyerang.
“Galatasaray lebih dari Icardi. Tim ini sangat agresif, sangat lincah, banyak menyerang saat masuk dan keluar penguasaan bola. Mereka adalah tim yang sangat bagus dan penuh emosi dan sudah lama tidak terkalahkan. Hasilnya berbicara sendiri,” jelas Tuchel.
“Mereka lawan yang bagus, klub yang kaya akan tradisi. Mereka agresif, ingin menyerang di level tertinggi, mereka telah membuktikannya di dua pertandingan pertama. Kami juga ingin tetap unggul atas Galatasaray setelah pertandingan,” pungkasnya.
(Reinaldy Darius)