BEGINI penjelasan Rahmad Darmawan soal aksi ulur waktu Barito Putera saat hadapi Persija Jakarta. Menurutnya, tidak ada niatan sama sekali dari Laskar Antasari – julukan Barito – untuk melakukan hal seperti itu.
Barito Putera melawat ke Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (22/2/2023) sore WIB. Mereka unggul lebih dulu melalui Gustavo Tocantins pada menit ke-32, namun Riko Simanjuntak menyamai skor hanya dua menit berselang.
Di pengujung laga, banyak Barito Putera yang tiba-tiba terkapar di lapangan dan meminta perawatan. Barito Putera terkesan mengulur waktu demi mengamankan sebuah poin.
Yang terlihat jelas adalah sang kiper, Yoewanto Beny, yang terlihat berkali-kali jatuh dan meminta penanganan medis. Namun sayang, usaha tersebut sia-sia karena Hansamu Yama mencetak gol kemenangan untuk Persija pada detik-detik terakhir di masa injury time.
Berbicara seusai laga, Rahmad Darmawan menyangkal bahwa timnya sengaja mengulur waktu demi meraih satu poin. Eks pelatih RANS Nusantara itu mengklaim bahwa klub mana pun, termasuk Persija, juga pasti pernah melakukannya.
"Semuanya tidak ada kaitan dengan ulur mengulur waktu. Semua pasti punya catatan taktikal yang mungkin juga pernah dilakukan Persija ketika mereka leading atau butuh poin," kata Coach RD dalam konferensi pers usai laga, Rabu (22/2/2023).
Rahmad Darmawan membantah bahwa itu adalah usaha untuk bermain kotor. Menurutnya, setiap tim perlu menikmati saja permainan masing-masing dan fokus kepada diri masing-masing.
"Saya tadi juga sempat bicara 'itu apa sih protes berlebihan?' Karena suatu hari tim anda juga diuntungkan. Jadi menurut saya kita nikmati saja pertandingan ini dengan fokus ke tim kita," ujarnya.