"Jadi kalau di LIB ini kan memang lebih konsentasi ke Liga 1, kita harapkan ke depan klub Liga 2 ini dipayungi oleh operator baru yang bisa fokus. Iya itu yang akan diusulkan, sudah jelas," ucapnya menambahkan.
Berhentinya Liga 2 2022-2023, tentu membuat Sriwijaya FC kecewa karena ingin promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Terlebih Laskar Wong Kito -julukan Sriwijaya FC- sedang berada di posisi ketiga di klasemen sementara Grup A dengan sembilan poin dari enam pertandingan.
(Hakiki Tertiari )