Lebih lanjut, Baker mengungkapkan bahwa traged-tragedi yang sudah ada sebelumnya tidak membuat pihak kepolisian membuka mata, mawas dan introspeksi diri. Dirinya menyebut bahwa polisi di Indonesia.
“Mengapa kita terus dihadapkan pada impunitas, karena tidak ada kepentingan politik untuk mewujudkan kepolisian yang profesional,” tutupnya.
Senada dengan Baker, peneliti dari Insitute for Policy Analysis of Conflict di Jakarta, Sana Jeffrey juga menyebut bahwa kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian sudah menjadi budaya yang sulit diubah. Jeffrey menyebut bahwa terdapat kesalahan yang mengakar pada sistem instansi kepolisian di tanah air.
“Sekarang ini sudah menjadi pola, hal penting yang menjadi kewajiban polisi di akar rumput dibaikan,” kata Jeffrey.
(Hakiki Tertiari )