MALANG – Big match akan tersaji di pekan ke-9 Liga 1 2022-2023 dengan mempertemukan Arema FC vs Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/9/2022) pukul 15.30 WIB. Jelang duel tersebut, Aremania -sebutan fans Arema FC- pun diminta menjaga kodusivitas Kota Malang yang akan menjadi tuan rumah laga tersebut.
Laga Arema FC vs Persib Bandung pun dipastikan bakal diamankan ribuan personel aparat keamanan. Pasalnya, laga ini dinilai menampilkan rivalitas tinggi. Penyebabnya karena koalisi suporter di antaranya kedua kubu.
Catatan pertemuan kedua tim pada April 2018 juga diwarnai kerusuhan. Kala itu, pertandingan berakhir imbang 2-2 yang menyebabkan pendukung Arema FC tak terima dengan keputusan wasit. Kerusuhan pun terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Manajer Arema FC, Ali Rifki, pun meminta dengan tegas kepada Aremania untuk menghormati siapa pun lawannya yang hadir di Malang. Bentuk penghormatannya tentu dengan menjaga kondusivitas di luar dan dalam lapangan, sebelum dan pasca pertandingan.
"Siapa pun kita wajib menghormati, dari segi permainan di lapangan. Untuk para suporter imbauan saya tetap no flare, masuk dengan tiket, jangan anarkis, dan kondusivitas Malang raya dijaga siapa pun tamunya," kata Ali Rifki ditemui di Kantor Arema FC.
BACA JUGA: Bali United Hancurkan Dewa United 6-0, Stefano Cugurra: Bagus untuk Kepercayaan Diri Tim
Ali Rifki juga meminta Aremania membuka komunikasi dan konsolidasi perdamaian dengan siapa pun suporter lawannya, termasuk Persib Bandung bila memang hadir. Pasalnya, informasi terakhir menyebut pendukung Persib secara resmi tidak hadir karena alasan kuotanya yang terbatas.
"Kalau memang tamunya datang, ya silakan itu bagian jadi konsolidasi dan kesepakatan bersama antara Aremania dan suporternya Persib silakan dijalin kesepakatan dengan damai dan baik. Kalau memang dari Aremania enggak sepakat, ya silakan apa pun yang disepakati mohon dijalani dengan baik," terang dia.