6. Mason Mount
Mount pernah dianggap sebagai anak emas Frank Lampard. Namun, pada era Tuchel ia berhasil membuktikan dirinya memang patut diandalkan. Dia memiliki fleksibilitas yang luar biasa dan bisa diandalkan di berbagai posisi.
Karena kemampuannya inilah yang membuat Tuchel menjadikan Mount sebagai salah satu pemain yang tak tersentuh dalam susunan line-up Chelsea.
5. Jorginho
Di awal musim Liga Inggris 2020-2021, Jorginho seperti kehilangan posisi di tim utama Chelsea. Kedatangan Tuchel rupanya memutarbalikkan semuanya. Pemain asal Italia ini kemudian menjadi sosok yang penting karena memiliki kemampuan melepas umpan yang baik. Jorginho kerap dijadikan andalan Tuchel untuk menyusun serangan balik.
4. Timo Werner
Meski di era Tuchel ia belum bisa tampil sesuai harapan, namun permainannya terbilang cukup meningkat dibandingkan era Lampard. Timo Werner bahkan dijadikan sebagai pemain andalan di lini depan.
3. Kai Havertz
Kai Havertz memiliki kemampuan yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi. Sayangnya di era Frank Lampard, penyerang asal Jerman ini jarang dilirik dan terkadang Havertz dimainkan di posisi gelandang.
Sebaliknya, saat Thomas Tuchel masuk ke Chelsea, Havertz lebih banyak mendapat kesempatan. Kualitasnya pun terlihat kala membantu The Blues memenangkan Liga Champions 2020-2021 dengan mencetak gol di partai final kontra Manchester City.