Sepakbola Indonesia Banyak Negatifnya, Bonek Dorong Ada Revolusi di PSSI

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 19 Januari 2022 16:33 WIB
Bonek dorong ada revolusi di PSSI. (Foto: Instagram/@grennord.27)
Share :

"Kalau lihat dari federasi terus terang busuk, tidak mencerminkan apa itu federasi yang sehat. Contohnya saja pergelaran Liga 1 dari seri ke seri bubble seri ini, dari Jakarta sampai Bali ke mana-mana perangkat pertandingan saja sudah membuat masalah semua, mulai dari wasit panpel itu bermasalah, dia yang membuat regulasi dia (PSSI) yang melanggar," bebernya.

(Duel Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2021-2022)

"Tapi kalau klub yang melanggar atau yang lain, langsung didenda. Klub dijadikan layaknya ATM berjalan mereka. Karena itu, kita suporter ayo bareng-bareng (dorong adanya perubahan di PSSI), jangan asal Bonek saja. Kalau hanya mengandalkan Bonek saja ini Indonesia bukan hanya Bonek," lanjut Cak Conk.

Menarik menanti respons suporter sepakbola Tanah Air melihat ajakan di atas. Perbaikan ke arah yang lebih baik memang wajib dilakukan demi meroketnya prestasi sepakbola Tanah Air yang minim prestasi.

Di level regional saja, Timnas Indonesia terakhir kali menjadi juara di level senior pada SEA Games 1991 atau 31 tahun yang lalu! Saat itu di SEA Games 1991, pemain yang turun masih kategori senior bukan U-23. Baru pada SEA Games 2001, level U-23 dipertandingkan untuk cabang olahraga sepakbola.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya