Hasilnya mereka jadi kebobolan untuk kali ketiga saat sudah berlangsung 5 menit. Kali ini Syahrial Tri Bhakti Alam berhasil menjadi pemain terakhir di mulut gawang Safin. Skor menjadi 3-1.
Timnya semakin ketinggalan pelatih Doni Zola pun mulai melakukan gestur khasnya dengan jongkok di pinggir lapangan. Terlihat raut wajah penuh kegelisahan.
Dia pun semakin tegang saat timnya mendapatkan hadiah tendangan penalti. Saat Muhammad Irfan mengeksekusi, pelatih yang akrab disama Donzol ini membelakangi lapangan. Benar saja, tendangan Irfan mampu ditepis oleh kiper IPC Pelindo.
Berharap mencetak gol, Safin FC justru kembali kebobolan untuk kali keempat. Lagi-lagi melalui skema yang sama Syahrial Tri Bhakti Alam mencetak gol. Skor 4-1.
Safin semakin ketinggalan jelang lima menit laga berakhir. Kali ini Muhammad Rifai mencatatkan namanya sebagai pencetak gol. Skor menjadi 5-1.
Menjelang akhir, coach Donzol menerapkan power play. Alih-alih mencetak gol, mereka justru mendapatkan kesialan karena tendangan longball dari Randy Satria menemui gawang yang kosong. Skor 6-1 menutup laga ini.
Dengan hasil itu, IPC Pelindo memperlihatkan kekuatan mereka yang terlihat sangat jauh dengan Safin FC. Namun, ini baru awal dan apapun dapat terjadi hingga kompetisi berakhir.
(Rivan Nasri Rachman)