Di babak kedua, intensitas permainan semakin panas. Tak jarang pelanggaran-pelanggaran keras tercipta di antara kedua tim.
Terbukti, saat babak sudah berjalan lima menit Kancil BBK harus bermain dengan tiga pemain di lapangan. Salah satu pemainnya Sahril mendapatkan kartu kuning kedua.
Unggul pemain, para pemain BTS melakukan full attack. Namun para pemain Kancil BBK sangat fokus dalam melakukan pertahanan dibantu dengan penampilan solid dari kiper Nizar.
Menjelang akhir babak, BTS tak ragu-ragu mulai mengeluarkan permainan power play. Sayang dalam aplikasinya mereka kerap tidak fokus sehingga banyak bola yang terbuang sia-sia.
Sampai akhirnya, Kancil BBK tetap dalam fokus prima dan tidak membiarkan BTS mengancam gawangnya sendiri. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
(Rivan Nasri Rachman)