3. Barcelona Punya Banyak Talenta Muda Sekarang
Xavi adalah jebolan akademi La Masia bersama beberapa legenda Barcelona lainnya. Dulu, dia bersama para pemain muda lainnya bisa menjadikan Barcelona tim yang ditakuti.
Xavi diharapkan bisa melakukan hal serupa bersama para pemain muda Barcelona sekarang. Sebagai pelatih, Xavi bisa membagikan pengalamanya kepada talenta-talenta muda Barcelona, seperti Ansu Fati, Pedri, dan Gavi, sehingga mereka bisa berkembang menjadi lebih baik lagi.
2. Punya Catatan Apik di Al-Sadd
Al-Sadd adalah klub pertama Xavi sebagai Pelatih. Selama dua musim di Al-Sadd, Xavi membuat klub Qatar itu bermain mirip dengan Barcelona karena sama-sama mengandalkan operan-operan pendek untuk mendominasi penguasaan bola.
Xavi pun telah mendapatkan tujuh trofi bersama Al-Sadd, termasuk gelar juara Liga Qatar pada musim lalu. Level persaingan di Asia dan Eropa tentu saja berbeda, tetapi Xavi setidaknya punya modal cukup bagus untuk menjadi juru taktik Barcelona.