Arteta menganggap tekanan yang diterima Bruce akan berpengaruh kepada pelatih penerusnya. Dia merasa tidak banyak pelatih yang sanggup menghadapi tekanan sebesar itu.
“Banyak yang berpikir seperti itu. Saya mendengar banyak hal dan tidak sedikit teman yang ragu apakah sanggup duduk di kursi panas, atau lebih baik menjadi asisten,” kata Arteta dikutip BBC, Jumat (22/10/2021).
“Bagi saya, hal itu tidak boleh menjadi halangan. Karena kami memiliki ketakutan akan mendapat perlakuan semacam itu. Jika menikmati pekerjaan, seharusnya tekanan tidak akan menghentikan seseorang,” ujarnya.
“Meski begitu, penting bagi kami untuk menjaga lingkungan dan menempatkan segalanya dengan baik. jika tidak, saya pikir keadaan tak akan menjadi lebih baik. keadaan akan semakin memburuk,” tutur Arteta.
(Djanti Virantika)