Sementara itu, Rashford meminta maaf pada rekan-rekannya dan public Inggris. Kegagalannya tersebut terus terngiang di dalam kepalanya.
"Hanya sebuah penalti yang diminta dari saya untuk bisa berkontribusi kepada tim. Saya bisa mencetak penalti sembari tertidur, lantas mengapa tidak dengan yang satu ini?" tulis Rashford pada postingan foto di Instagram pribadinya.
"Kejadian ini berputar di kepala saya terus menerus sejak saya menendang bola dan mungkin takkan ada kata-kata yang bisa menjelaskan bagaimana perasaan saya. Final. 55 tahun. Satu penalti. Sejarah. Yang bisa saya ucapkan hanyalah maaf. Saya berharap kejadiannya berbeda," ujarnya lagi.
"Sembari saya terus mengucapkan maaf, saya ingin memberikan ucapan kepada rekan-rekan setim saya," lanjut pria berumur 23 tahun tersebut dalam suratnya.
(Rachmat Fahzry)