ALVARO Morata dan Romelu Lukaku merasakan kegetiran yang sama. Tim mereka sama-sama disingkirkan Italia di Piala Eropa 2020.
Belgia yang diperkuat Romelu Lukaku, dikalahkan Italia dengan skor 1-2 di perempatfinal Piala Eropa 2020. Sementara Spanyol yang diperkuat Morata, dikalahkan Italia dengan skor 2-4 via adu penalti di semifinal, setelah sebelumnya bermain 1-1 di waktu normal.
Namun, ada kesamaan di antara keduanya, yakni sama-sama membobol gawang Italia. Lukaku mencetak gol tunggal Belgia ke gawang Italia, begitu juga Alvaro Morata.
Keberhasilan membobol gawang Italia, apakah berpengaruh terhadap masa depannya bersama klubnya masing-masing? Sekada informasi, baik Romelu Lukaku dan Alvaro Morata sama-sama merumput di Liga Italia.
Romelu Lukaku berseragam Inter Milan, sedangkan Juventus berstatus pemain Juventus. Akankah mereka dipecat seperti yang pernah dialami penyerang asal Korea Selatan, Ahn Jung-hwan?
Bagi Anda yang mengikuti sepakbola dunia minimal sejak awal 2000-an, pasti tak asing dengan sosok Ahn Jung-hwan. Pesepakbola asal Korea Selatan ini pernah dipecat klub asal Italia, Perugia.
BACA JUGA: 5 Rekor yang Tercipta di Laga Italia vs Spanyol pada Semifinal Piala Eropa 2020, Nomor 1 Mengejutkan
Alasannya bukan karena performa buruk Ahn Jung-hwan, melainkan karena sang pemain telah menyingkirkan Italia di babak 16 besar Piala Dunia 2002. Sekadar informasi, Korea Selatan dan Italia bertemu di Stadion Daejeon World Cup di babak 16 besar Piala Dunia 2002.