Cavani Dianggap Rasis, Ini Saran Legenda Man United

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Selasa 01 Desember 2020 12:19 WIB
Edinson Cavani. (Foto/Reuters)
Share :

MANCHESTER – Legenda Manchester United, Garry Neville, mendesak Federasi Sepakbola Inggris (FA) untuk memperkenalkan pelatihan inklusi keragaman. Saran ini disampaikannya menyikapi masalah Edinson Cavani yang dianggap membuat komentar dengan istilah rasial di media sosial.

Cavani bermain gemilang saat membantu Man United meraih kemenangan 3-2 setelah tertinggal dua gol dari Southampton di Liga Inggris pada Minggu 30 November 2020. Pemain asal Uruguay itu mencetak dua gol dan memberi satu asistensi.

Pemain berusia 33 tahun selepas laga mendapat ucapan selamat dari pengikutnya di Instagram. Cavani pun membalas dengan menggunakan istilah Spanyol “negrito”, yang berarti 'hitam'.

Baca juga: Anthony Martial hanya Berlatih 11 Menit, Kenapa?

Man United dalam pernyataannya membela Cavani. Klub menekankan bahwa istilah yang digunakan penyerang mereka memiliki konotasi yang berbeda di Uruguay. Cavani juga telah menghapus unggahannya tersebut.

Menyikapi masalah Cavani, Neville menyarankan agar FA menempatkan protokol keanekaragaman dan inklusi. Salah satunya dengan melakukan pelatihan dan pendidikan.

“Setidaknya berkolaborasi dalam isu-isu yang bersifat sosial. Itu harus dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan,” ujarnya mengutip Mirror, Selasa (1/12/2020).

“Itu berarti bahwa pemain harus menjadi bagian dari pelatihan bulanan, dua mingguan tentang keragaman dan inklusi. Mengapa orang tersinggung dengan kata-kata tertentu dan yang lainnya tidak. Jika itu menyinggung perasaan seseorang, itu masalah.”

“Bagi saya, ini akan terus terjadi dan kami tidak akan dapat mengatasinya sampai kurikulum ini, pendidikan ini diterapkan dan kemudian dimasukkan ke sekolah sehingga menjadi bagian dari kurikulum sekolah juga.”

Sebelumnya, FA telah mengeluarkan pedoman menjelang Liga Inggris musim ini. Federasi melarang bahasa dan perilaku rasial serta diskriminatif di media sosial. Para pemain yang melanggar akan dikenakan sanksi berupa minimal larangan bermain tiga pertandingan.

Kasus serupa pernah terjadi pada Luis Suarez, kompatriot Cavani. Suarez melakukan pelecehan dengan mengunkapkan kata-kata rasis kepada eks bek Man United, Patrice Evra. Akibatnya, Suarez—eks pemain Liverpool—didenda 40 ribu paun dan dihukum larangan bermain delapan pertandingan.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya