BERGAMO – Matchday ketiga Grup D Liga Champions 2020-2021 akan menjadi ujian berat bagi Atalanta. Sebab, mereka akan menjamu Liverpool, kesebelasan yang menjadi referensi pelatih Gian Piero Gasperini, di Stadion Gewiss, Bergamo, pada Rabu 4 November 2020 dini hari WIB.
Pada jumpa pers, Manajer Liverpool Jurgen Klopp melayangkan pujian kepada Atalanta. Menurut pria asal Jerman itu, La Dea merupakan sebuah tim yang jitu dalam merekrut pemain serta mempunyai sistem permainan yang top.
Pujian tersebut jelas bukan tanpa sebab. Atalanta menjelma menjadi salah satu kekuatan baru di Liga Italia. Duvan Zapata dan kawan-kawan kini menempati urutan empat klasemen sementara dengan nilai 12 dari enam pertandingan yang sudah dijalani.
Baca juga: Jamu Liverpool, Atalanta Ingin Ukur Kemampuan
Mendengar pujian itu, Gian Piero Gasperini jelas merasa tersanjung. Ia balik memuji Liverpool asuhan Jurgen Klopp. Menurutnya, apa yang dilakukan wakil Inggris itu bersama sang manajer, pantas menjadi acuan tim mana pun.
“Klopp adalah titik referensi bagi semua pelatih. Menjadi sebuah prestise tersendiri untuk melawan mereka. Satu-satunya penyesalan adalah tidak bisa bermain di kandang mereka dengan kehadiran penonton. Mendengar lagu itu akan menjadi perasaan luar biasa,” ucap Gian Piero Gasperini dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia, Selasa (3/11/2020).
“Mereka adalah acuan dasar dari semua tim yang bermain menyerang. Dasarnya adalah bagaimana memenangi kembali bola dan kemudian memajukan diri sendiri,” lanjut pelatih berkebangsaan Italia tersebut.
Salah satu yang membuat Jurgen Klopp kagum adalah cara bermain Atalanta yang agresif dan menyerang. Menurutnya, tim asal Bergamo itu sedikit mirip dengan Leeds United asuhan Marcelo Bielsa. Tentu saja, gaya permainan itu akan tetap dipertahankan oleh Gian Piero Gasperini.
“Kami harus bermain setelah melewati perjalanan panjang. Sangat tidak mungkin mengubah cara bermain. Saya akan menyingkirkan pemikiran tersebut,” tegas pelatih berusia 62 tahun tersebut.
Ketajaman lini depan akan menjadi modal penting bagai Atalanta saat menjamu Liverpool. Gli Orobici merupakan salah satu kesebelasan tersubur di Liga Champions 2020-2021 dengan torehan enam gol dari dua pertandingan.
Senjata utama lini serang Atalanta adalah Duvan Zapata. Penyerang asal Kolombia itu sudah terlibat dalam lima dari enam gol klubnya hingga matchday kedua. Selain mengukir tiga gol, pemain berusia 29 tahun itu juga melepas dua assist.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)