Di bawah arahan Koeman, Barca bermain dengan formasi 4-2-3-1. Dalam skema tersebut, Coutinho ditempatkan sebagai gelandang serang yang berada tepat di belakang striker. Bisa dibilang, Coutinho mampu menampilkan performa yang cukup bagus saat ditempatkan di sana.
Hanya saja, ditempatkannya Coutinho sebagai gelandang serang membuat Griezmann dimainkan di posisi winger. Padahal, saat membela Timnas Prancis, Griezmann bermain di posisi gelandang serang tersebut dan mampu tampil gemilang.
Maka dari itu, absennya Coutinho seharusnya membuka kesempatan bagi Griezmann untuk dimainkan sebagai gelandang serang. Akan tetapi, nampaknya hal ini akan sulit terealisasi setelah melihat El Clasico kemarin.
Dalam pertandingan melawan Madrid tersebut, Koeman tidak memainkan Coutinho sebagai gelandang serang, melainkan winger. Sedangkan pos gelandang serang diisi oleh Lionel Messi dengan Ansu Fati dijadikan ujung tombak.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)