Meski begitu, bukan berarti Dybala dan Kulusevski tak bisa bermain bersamaan. Pelatih Pirlo bisa mengandalkan formasi 4-2-1-3 agar Dybala dan Kulusevski main bareng. Dalam pola ini, Dybala bertugas sebagai second striker. Kemudian Kulusevski beroperasi sebagai winger kanan, Cristiano Ronaldo (winger kiri) dan Dzeko (penyerang tengah).
(Kulusevki bisa jadi winger andalan Juventus)
Karena itu, demi mengakomodasi empat nama di atas main berbarengan, trio KDC yang berpotensi dipilih Pirlo. Sekarang yang jadi pertanyaan, sanggupkah trio ini membawa Juventus juara Liga Champions?
Sekadar informasi, semenjak menjuarai Liga Champions 1995-1996, Juventus tak pernah lagi mengangkat trofi si Kuping Besar. Sejak saat itu, prestasi terbaik Juventus hanya finis runner-up pada edisi 1996-1997, 1997-1998, 2002-2003, 2014-2015 dan 2016-2017.
Karena itu, berhubung sudah dibela Cristiano Ronaldo dalam dua musim terakhir, plus kedatangan Dzeko dan Kulusevki, tak ada alasan lagi bagi Juventus untuk tidak mengakhiri Liga Champions 2020-2021 dengan gelar juara.
(Fetra Hariandja)