“Jadi itulah kemungkinan yang Anda dapatkan ketika bertahan, tapi itu bukan alasan, itu hanya penjelasan. Dan mungkin saya tidak perlu memberikan penjelasan,” sambungnya.
“Tapi kami melakukan analisis dan melihat para pemain belakang yang baru kembali dari laga dengan negara mereka sudah berusaha tampil sebaik mungkin,” lanjut Klopp.
"Jadi, semua tim papan atas punya cara bertahan yang berbeda. Itu bisa terjadi dan jika hal-hal tidak benar-benar diselesaikan, kami masih bisa memperbaiki semuanya karena ini masih berada di tahap awal musim,” ujar dia.
"Saya tahu orang mengatakan mereka bermain 500 pertandingan bersama, tetapi bertahan tidak seperti mengendarai sepeda. Anda harus melatihnya terus-menerus. Jadi ruang untuk peningkatan, semuanya bagus,” tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)