“Dari awal kita koordinasi ke Polda setempat ke semua Polda. Yang jelas dari aparat keamanan paling utama antispasi fans yg nekat. Kami mengedepankan langkah preventif dengan PSSI. Dukung dari rumah. nonton dari rumah lebih asyik,” ujarnya saat press conference Liga 1 2020 secara virtual, Jumat (11/9/2020).
Lukita menyatakan andai ada pemain klub yang terpapar Covid-19 tidak akan merubah jadwal kompetisi. Ia pun memastikan bahwa kompetisi Liga 1 2020 akan terus dilanjutkan hingga selesai.
“Hal yang tidak diharapkan sudah diantisipasi. Pemain harus diperiksa, sehat fisik, badan, segala halnya. (Jika ada pemain terpapar virus corona), tidak ada penghentian Liga 1 2020, ujarnya.
Lukita juga menjelaskan skema jika satu wilayah lokasi pertandingan Liga 1, penyebaran virus corona semakin meluas. Ia memaparkan pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk menanyakan apakah stadion lokasi laga, bisa digunakan atau tidak.
“Kita harapkan baik-baik saja. Pindahkan lokasi pertandingan bukan wewenang kami tap Pemda (pemerintah daerah) setempat. Kami akan diskusi. Coba preventif di depan. Wewenang yang mengizinkan,” tambahnya.
(Ramdani Bur)