“Saya tidak berpikir Liverpool akan mendekati situasi itu. Secara finansial, nomor satu, tetapi juga karena cara bermain Liverpool. Mereka mungkin jauh lebih energik daripada Man City. Man City lebih teknis dan itu akan lebih cocok untuk Messi,” kata Carragher.
Messi masih memiliki kontrak bersama Barcelona hingga Juni tahun depan, namun dia memiliki klausul pemutusan kontrak setiap akhir musim.
Musim sepakbola biasanya berakhir Juni, tetapi karena ada pandemi virus corona membuat musim berakhir mundur. Pengacara Messi menilai musim akhir sepakbola berakhir usai final Liga Champions 2019-2020.
Sedangkan Barca kukuh menyatakan bahwa musim tetap berakhir pada Juni silam.
Dengan situasi seperti itu, klub yang mengingikan Messi harus menebus klausul pelepasan sang pemain sebesar 200 juta (Rp12 triliun).
'Tapi bagaimana Anda mendapatkan kesepakatan itu dengan melibatkan angka-angka, saya tidak terlalu yakin. Ini membingungkan,” pungkas Carragher.
(Ramdani Bur)