TURIN – Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mencanangkan revolusi di tubuh di si Nyonya Tua setelah disingkirkan Olympique Lyon di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020, Sabtu 8 Agustus 2020 dini hari WIB. Setelah kata revolusi atau perubahan besar-besaran keluar, Agnelli langsung memecat pelatih Maurizio Sarri beberapa jam setelahnya.
Kemudian pada Sabtu malam atau Minggu 9 Agustus 2020 dini hari WIB, manajemen Juventus menunjuk Andrea Pirlo sebagai juru taktik. Keputusan dipilihnya Pirlo cukup mengejutkan, mengingat pria 41 tahun itu tidak memiliki pengalaman pelatih, baik di tim junior maupun senior.
(Pirlo, pelatih anyar Juventus)
Karena itu, presiden Agnelli memercayakan proyek revolusi di tubuh Juventus kepada Pirlo. Sekarang yang jadi pertanyaan, setelah Sarri, siapa yang akan menjadi korban revolusi Bianconeri?
Semalam, Juventus resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang asal Prancis, Blaise Matuidi. Padahal, Matuidi masih terikat kontrak dengan Juventus hingga 30 Juni 2021.
Kabarnya, mantan gelandang Paris Saint-Germain itu akan melanjutkan karier bersama klub Amerika Serikat yang dimiliki David Beckham, Inter Miami. Menurut laporan juvefc, ada dua pemain yang jadi prioritas manajemen Juventus untuk dilepas lebih dulu.
BACA JUGA: Tendang Higuain, Juventus Racikan Pirlo Beli Edin Dzeko
Mereka ialah Sami Khedira dan Gonzalo Higuain. Selain secara usia sudah tak muda lagi yakni 33 dan 32 tahun, kontribusi keduanya untuk si Nyonya Tua juga tak lagi maksimal.