Terlebih lagi, gelandang berpaspor Belanda itu tidak ditempatkan di posisi aslinya, yakni sebagai gelandang bertahan. Meski begitu, De Jong menerangkan kalau dirinya banyak mendapat pertolongan dari Sergio Busquets dalam proses adaptasinya.
“Sergio Busquets telah banyak membantu saya, terutama pada awal-awal kedatangan. Tidak hanya berbicara tentang sepakbola, tetapi tentang kehidupan juga, memberi tahu saya hal-hal tentang klub. Saya memiliki hubungan yang hebat dengan semua rekan satu tim saya,” aku De Jong.
Karena Busquets jauh lebih berpengalaman, maka gelandang asal Spanyol itulah yang mendapat kepercayaan mengisi posisi jangkar. Sedangkan De Jong harus terbiasa bermain lebih ke depan.
Hal ini sempat membuat Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, melayangkan kritik. Sebab, De Jong tak bisa menampilkan potensi maksimalnya jika bukan sebagai gelandang bertahan. Meski begitu, seiring berjalannya waktu, De Jong mampu tampil apik walau bermain bukan di posisi aslinya.
(Ramdani Bur)