Juventus vs Lyon, Perasaan Sarri Campur Aduk Usai Tersingkir

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 08 Agustus 2020 05:49 WIB
Juventus sudah mengerahkan kemampuan maksimal (Foto: UEFA)
Share :

TURIN – Kegetiran dirasakan Maurizio Sarri usai melihat Juventus tersingkir dari 16 besar Liga Champions 2019-2020 di tangan Olympique Lyon, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB. Andai Si Nyonya Tua berhasil lolos, maka dirinya akan pulang dengan wajah bahagia, alih-alih menelan pil pahit.

Kemenangan wajib diraih Juventus untuk bisa melenggang ke perempatfinal Liga Champions 2019-2020. Namun, menang saja belum cukup. Mereka harus menundukkan OL dengan selisih dua gol akibat kekalahan 0-1 pada laga tandang, Februari 2020.

Impian itu nyaris pudar lebih cepat ketika Memphis Depay menjebol gawang Wojciech Szczesny pada menit 12 lewat titik penalti. Cristiano Ronaldo lantas menyamakan skor pada menit 42, juga lewat penalti. Pemain asal Portugal itu kembali mencetak gol pada menit 60 untuk membawa timnya berbalik unggul 2-1.

Baca juga: Juventus vs Lyon, Bonucci: Kami Sudah Maksimal

Sayangnya, setelah itu Juventus tak mampu mencetak gol ketiga. Padahal, mereka hanya berjarak satu gol lagi untuk lolos. Dalam situasi tersebut, Bianconeri kalah dalam produktivitas gol tandang meski agregat imbang 2-2.

Menurut Maurizio Sarri, Juventus sudah menampilkan performa yang hebat pada laga tersebut. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mampu membalikkan keadaan serta mengkreasi banyak peluang. Namun, hatinya hancur karena gagal lolos.

“Kami menampilkan performa yang hebat. Kami sempat tertinggal dalam waktu 10 menit setelah penalti yang bisa membuat tim jadi gila. Kami menyelesaikan comeback, menang, dan mengkreasi 6-7 kesempatan mencetak gol,” tutur Maurizio Sarri, seperti dimuat Football Italia, Sabtu (8/8/2020).

“Jika saya tidak menganggap kekecewaan besar akibat tersingkir, maka saya sangat senang dengan tim malam ini karena anak-anak sudah memperlihatkan karakter dan mengerahkan segalanya. Jika kami tidak tersingkir, kami saya akan pulang dengan bahagia,” sambung pria berkebangsaan Italia itu.

Berkaca pada statistik, Juventus memang tampil dominan seperti yang diinginkan oleh Maurizio Sarri. Mereka sukses mendominasi penguasaan bola hingga 60%. Dominasi tersebut membuahkan sedikitnya 16 percobaan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.

Namun, dominasi itu belum cukup untuk mengantarkan Juventus lolos ke babak perempatfinal. Les Gones yang unggul dalam produktivitas gol tandang, lebih berhak untuk melanjutkan petualangan di Liga Champions 2019-2020.

Pada babak perempatfinal, OL akan menantang Manchester City yang menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 4-2. Kedua kesebelasan akan bertarung pada Minggu 16 Agustus 2020 dini hari WIB di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya