Sementara itu, Getafe mengandalkan serangan balik yang cukup berbahaya. Kapten sekaligus kiper Inter, Samir Handanovic, bahkan harus berjibaku untuk menjaga kesucian gawang Inter.
Getafe mencatatkan 17 tembakan, tetapi hanya dua yang tepat sasaran. Inter sebaliknya hanya membuat 10 tembakan tetapi setengahnya mengarah ke gawang Getafe. Sebanyak dua di antaranya bahkan berbuah gol kemenangan.
Gol-gol Inter ke gawang Getafe dibuat Lukaku (33’) dan Christian Eriksen (83’). Meski kesulitan menangani permainanf agresif Getafe, Lukaku bahagia untuk gol yang dibuatnya dan Eriksen.
“Itu adalah pertandingan yang sulit, melawan tim yang sangat agresif. Kami melakukannya dengan baik dalam pertahanan dan serangan, saya senang untuk gol saya dan Christian (Eriksen), yang memulai dari bangku cadangan tetapi segera mencetak gol setelah masuk,” kata Lukaku, menyadur dari laman resmi UEFA, Kamis (6/8/2020).
(Mochamad Rezhatama Herdanu)