BARCELONA – Dalam beberapa hari terakhir, pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 yang mempertemukan antara Barcelona melawan Napoli di Stadion Camp Nou tengah marak dibicarakan. Pembicaraan itu bukan hanya mengenai siapa tim yang bakal lolos ke babak perempatfinal, namun ada juga yang membahas terkait aman tidaknya Camp Nou sebagai lokasi pertandingan tersebut.
Seperti diketahui, jelang berlangsungnya laga Barcelona vs Napoli pada Minggu 9 Agustus 2020, ada laporan yang mengatakan kasus virus corona di Catalunya kembali meningkat dalam beberapa waktu belakangan ini. Peningkatan kasus tersebut membuat berbagai pihak, termasuk Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis meminta lokasi pertandingan dipindahkan ke tempat yang netral, baik itu di Jerman atau pun Portugal.
Baca Juga: Puas dengan Performa Musim Ini, Vidal Isyaratkan Bertahan di Barcelona
Akan tetapi, pada kenyataannya Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) tetap memutuskan melangsungkan laga Barcelona vs Napoli itu di Stadion Camp Nou. UEFA tampaknya mengambil keputusan itu berdasarkan laporan yang sudah disampaikan Pemerintah Catalunya terkait kasus virus corona yang mulai meningkat lagi di wilayah tersebut.
Sebab, menurut pernyataan Menteri Kesehatan Pemerintah Catalunya, Alba Verges, situasi saat ini di Spanyol tidak akan memengaruhi apa yang akan terjadi sebuah pertandingan tertutup. Jadi, karena laga Barcelona vs Napoli berlangsung tertutup, maka Verges menegaskan bahwa semuanya akan berlangsung aman.
Tentu pernyataan Verges itu memastikan pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 itu tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan lokasi awalnya. Verfes tampaknya tak mempedulikan fakta yang mengabarkan bahwa negara-negara Eropa lain telah mengeluarkan kebijakan kepada orang-orang yang baru kembali dari Spanyol harus menjalani masa karantina 14 hari.