Van Dijk menjadi jenderal di pertahanan Liverpool. Akan tetapi, pemain berpapor Belanda itu tidak bekerja sendirian untuk membuat pertahanan Liverpool sekukuh sekarang. Ada jasa Robertson, Trent Alexander-Arnold, dan juga Alisson Becker.
Van Dijk membuat jantung pertahanan Liverpool tidak mudah tidak mudah ditembus. Jika Van Dijk gagal menghadang lawan, ada Alisson di bawah mistar gawang yang menjadi tembok terakhir pertahanan Liverpool.
Sementara itu, Robertson dan Trent lebih berperan dalam serangan Liverpool. The Reds yang tidak punya gelandang kreatif sangat mengandalkan setiap umpan akurat dari kedua bek sayapnya itu. Pada musim ini, Robertson membuat 12 assist sedangkan Trent mencatatkan tiga assist lebih banyak dari rekannya tersebut.
Kukuhnya pertahanan Liverpool melengkapi agresivitas serangan Liverpool. Kombinasi itu membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2018-2019, Piala Super Eropa 2019, Piala Dunia Klub 2019, dan Liga Inggris 2019-2020, dalam kurun waktu kurang dari 12 bulan terakhir.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)