TURIN – Lionel Messi dan Josep Guardiola diberitakan bakal melakukan kolaborasi di Juventus pada musim 2021-2022. Hal itu terjadi karena masa depan Guardiola dan Messi bersama klub masing-masing sedang tidak menentu. Terikat kontrak dengan Manchester City hingga 30 Juni 2021, Guardiola bisa angkat kaki pada musim panas 2020 jika satu hal terjadi.
Pelatih asal Spanyol itu akan meninggalkan Man City jika The Citizens –julukan Man City– kalah dalam banding, perihal larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim. Pengumuman hukuman banding itu akan dilakukan medio bulan ini. Lantas, kenapa Guardiola meninggalkan Man City?
Kegagalan Man City tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim akan menjadi pertimbangan Guardiola. Dilarangnya Man City tampil di ajang Liga Champions membuat mantan pelatih Barcelona itu semakin lama menantikan trofi si Kuping Besar, gelar yang terakhir kali ia sabet pada 2011.
Kabarnya, Juventus siap menampung Guardiola. Saat ini Juventus membutuhkan pelatih yang berpengalaman memenangkan trofi Liga Champions, mengingat mereka sudah cukup lama tidak menjadi yang terbaik di ajang tersebut. Terakhir kali Juventus menjadi kampiun Liga Champions pada 1996-1997.
Bagaimana dengan Messi? Media asal Spanyol, Cadena SER, mengatakan Messi takkan memperpanjang kontrak ketika masa baktinya bersama Barcelona berakhir pada musim panas 2021. Pesepakbola legenda Barcelona, Rivaldo Vitor Borba menilai Messi bisa saja mengikuti jejak Cristiano Ronaldo dengan hengkang ke Juventus
BACA JUGA: Guardiola Reuni dengan Messi di Juventus?
“Juventus akan melakukan investasi untuk mendatangkan Messi. Sebab, kehadiran Messi akan meningkatkan mereka baik secara performa maupun pendapatan. Akan sangat bersejarah melihat Ronaldo dan Messi bermain bersama,” kata Rivaldo mengutip dari The Sun.