“Ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu mengenai kompetitif dan yang berkaitan dengan pasar transfer, yang berjalan bersamaan. Inter tidak ingin menjual pemain berusia 23 tahun seperti dia, tetapi ini adalah waktunya ketika rumor beredar,” tutur Marotta, mengutip dari Football Italia, Selasa (7/7/2020).
“Kami melihat Lautaro sebagi pemain hebat di paruh pertama musim ini, yang menarik perhatian klub-klub besar. Sekarang, dia harus menemukan ketenangan pikiran untuk menjamin Inter dengan tingkat kinerja yang dia tunjukkan di paruh pertama musim,” lanjut Marotta.
Sejauh ini, Lautaro memang belum meminta kepada manajemen Inter untuk dijual. Akan tetapi, jika Barca datang untuk mengaktifkan klausul pelepasan Lautaro, maka Nerazzurri tak bisa berbuat apa-apa untuk menahan kepergian si pemain.
Disebutkan bahwa klausul pelepasan yang dimiliki Lautaro sebesar 110 juta euro atau sekira Rp1,7 triliun. Mengingat saat ini kondisi keuangan klub-klub sedang goyang akibat pandemi Corona, Inter cukup yakin Barca tak akan menyerahkan uang sebesar itu untuk memboyong Lautaro.
(Ramdani Bur)