MADRID – Keputusan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, untuk mencadangkan Alvaro Morata di laga kontra Athletic Bilbao menuai banyak pertanyaan. Alih-alih dipasang sebagai starter, penyerang berpaspor Spanyol itu baru masuk di pertengahan babak kedua.
Simeone lebih memilih duet Diego Costa dan Marcos Llorente untuk mengisi lini depan timnya di laga tersebut. Menanggapi banyaknya pertanyaan, Simeone mengklaim dirinya lebih mengetahui situasi timnya saat ini.
[ð¡ð]
ð Nuestro técnico @Simeone habló tras el reparto de puntos ante el @AthleticClub.
ð´⚪ #AúpaAtleti
⚽ #AthleticAtleti pic.twitter.com/duR0PHYsN5— Atlético de Madrid (@Atleti) June 14, 2020
"Melihat apa yang saya ketahui tentang tim saya sendiiri, saya menafsirkan situasi ini menjadi seperti ini hari ini. Ini adalah keputusan terbaik yang telah kami rencanakan,” ujar Simeone, seperti dilansir dari lama Sportskeeda, Senin (15/6/2020).
Baca juga: Bilbao vs Atletico Madrid, Koke Takut Los Rojiblancos Tak Bisa Finis di Empat Besar
"Lama-kelamaan, mereka akan bisa bermain dengan padu di lapangan. Kami mengerti bahwa Marcos bisa memberi kami beberapa gaya berbeda di lini depan, dengan beberapa sprint, beberapa operan dan ancamannay ke gawang lawan,” lanjutnya.
Pelatih 50 tahun itu juga menegaskan keputusan yang ia ambil sudah berdasarkan pertimbangan yang cukup matang. Sayang, keputusan Simeone untuk tidak memasang Morata sebagai starter ternyata berdampak pada hasil kurang baik untuk timnya.
Apalagi, mereka saat ini tengah berusaha untuk finis di posisi empat besar guna mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Sebagai catatan, Atletico meraih hasil kurang baik kala bertamu ke markas Atletic Bilbao dalam lanjutan pekan ke-28 La Liga Spanyol 2019-2020. Datang dengan membawa misi untuk menang, skuad besutan Diego Simeone harus rela berbagi angka usai bermain imbang 1-1 hingga akhir laga.
(Ramdani Bur)