LONDON – Olivier Giroud mengungkapkan bahwa yang menjadi faktor pendorong baginya untuk terus berada di Chelsea adalah karena mewabahnya Virus Corona (Covid-19). Giroud sendiri pun mengaku terkejut dirinya akan membela Chelsea semusim lagi, karena pada Januari 2019 ia sudah memiliki keinginan yang kuat untuk hengkang.
Pada paruh pertama musim kompetisi 2019-2020, Giroud sejatinya lebih sering menghuni bangku cadangan. Sebab, Pelatih Chelsea, Frank Lampard, menjadikan Tammy Abraham sebagai penyerang utama tim. Ditambah lagi, Abraham juga menampilkan performa yang memuaskan dengan rajin mencetak gol.
Baca juga: Agen Jorginho Bantah Kabar Pertukaran Kliennya dengan Bernardeschi
Sadar tak mendapat menit bermain yang layak, Giroud pun berniat untuk hengkang. Akan tetapi, pandemi Corona terjadi dan hal itu membuatnya khawatir. Sebab, Giroud tak ingin kesehatan dan keselamatan keluarganya terancam jika harus pergi ke negara lain.
Maka dari itu, pada akhirnya Giroud memutuskan untuk tetap berada di London dan membela Chelsea. Terlebih lagi, Lampard juga mulai sering memainkannya sejak Abraham mengalami cedera. Bahkan, Giroud mampu membuktikan diri dengan mencetak gol di pertandingan penting, seperti melawan Tottenham Hotspur.
“Saya hampir saja meninggalkan klub, tetapi saya benar-benar berpikir bahwa Tuhan ingin saya tetap di Chelsea. Saya suka di sini. Saya ingin terus memenangkan trofi dan saya ingin terus menunjukkan kepada manajer bahwa ia dapat mengandalkan saya,” tutur Giroud, mengutip dari Daily Star, Rabu (3/6/2020).
“Ditambah lagi, dengan seluruh situasi lockdown Virus Corona, saya tidak benar-benar merasa nyaman dengan gagasan pindah ke luar negeri dan mengajak keluarga saya. Saya banyak berpikir tentang kualitas hidup kami dan kami memiliki pengaturan yang bagus di sini. Saya banyak memikirkan keluarga saya sekarang,” jelasnya.
(Ramdani Bur)