“Saya tidak begitu nmengerti dan saya tak bermaksud mengkritik siapa pun, namun mengapa Chelsea, setelah semua yang terjadi di musim panas, tidak bisa merekrut pemain, lalu sampai di Januari mereka diperbolehkan merekrut pemain, tapi nyatanya mereka tidak (membeli siapa pun)," ungkap Poyet, dilansir dari Sportskeeda, Minggu (10/5/2020).
“Lalu tiba-tiba tiga hari sampai empat hari kemudian (setelah jendela transfer musim dingin 2020 ditutup), mereka mengumumkan bahwa mereka menandatangani pemain untuk tahun depan. Itu tidak normal, oke?” tambah Poyet.
“Saya tidak mengatakan langkah itu buruk, tapi saya hanya tidak mengerti karena sebelumnya mereka banyak mengeluh karena tidak bisa membeli pemain, lalu ketika Anda memiliki kesempatan untuk membeli dan Anda tidak melakukannya. Kemudian ketika jendela transfer ditutup, Anda mengumumkan bahwa Anda membeli satu pemain,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)