Setelah gol tersebut, permainan Liverpool tak kunjung membaik. Bahkan Chelsea sanggup menambah pundi-pundi golnya lewat pemain pengganti, Willian Borges, di menit 90+4. Usai kekalahan itu, Liverpool ditahan 3-3 oleh Crystal Palace sepekan berselang, meski sempat unggul 3-0.
Meski mampu mengalahkan Newcastle United 2-1 di laga terakhir, hasil itu tidak membantu banyak. Sebab setelah kemenangan atas Everton, Man City menyapu bersih dua laga sisa dengan kemenangan. Alhasil, Man City menutup kompetisi dengan gelar juara setelah mengoleksi 86 angka, unggul dua poin dari Liverpool di posisi dua.
Karena itu, Gerrard merasa bersalah atas kegagalan Liverpool menjadi juara. Tercatat selama 17 tahun (1998-2015) membela Liverpool, Gerrard gagal memenangkan trofi Liga Inggris
(Fetra Hariandja)