Ini Alasan Arema FC Lebih Pilih Liga 1 2020 Ditunda ketimbang Digelar Tanpa Penonton

Ezha Herdanu, Jurnalis
Kamis 19 Maret 2020 06:27 WIB
Para pemain Arema FC (Foto: Twitter Arema FC)
Share :

MALANG – General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku klubnya jauh lebih memilih Liga 1 2020 tetap ditunda sementara ketimbang digelar tanpa penonton. Ruddy berujar bahwa laga sepakbola yang digelar tanpa penonton akan terasa sangat aneh.

Sebagaimana diketahui, Liga 1 2020 memang dipastikan diliburkan untuk sementara selama dua pekan ke depan. Langkah tersebut diambil oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kini tengah menyerang Tanah Air.

Dengan belum membaiknya penyebaran virus Corona di Indonesia, ada kemungkinan bahwa penundaan Liga 1 2020 bakal diperpanjang. Namun belakangan muncul wacana bahwa Liga 1 2020 bakal kembali dengan syarat tanpa kehadiran penonton.

Baca Juga: Meski Liga 1 2020 Tengah Diliburkan, Pemain Arema FC Diminta Tetap Jaga Kondisi

Hal tersebut mendapatkan respons dari Ruddy selaku GM Arema FC. Ruddy justru lebih memilih Liga 1 2020 tetap ditunda untuk sementara waktu, ketimbang harus menjalani sejumlah pertandingan tanpa adanya kehadiran penonton. Ruddy pun membeberkan alasannya.

“Mayoritas teman-teman klub setuju lebih baik kompetisi ditunda daripada dipaksakan digelar tanpa penonton. Kalau digelar sesuai jadwal, harapannya dengan penonton. Konsekuensinya, seluruh tim tuan rumah harus menyediakan handsanitizer di pintu masuk stadion. Harus ada pemeriksaan penonton dengan ketat, bila perlu semua wajib memakai masker,” ucap Ruddy, seperti disadur dari wearemania.net, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga: PSIS vs Arema FC, Mario Gomez Minta Jonathan Bauman Dkk Segera Bangkit

“Kami sudah berdiskusi dengan tim pelatih dan pemain Arema. Secara teknis, menurut mereka, kalau laga digelar tanpa penonton feel-nya tidak dapat. Ibaratnya melawak tidak ada yang tertawa, atau bernyanyi tapi penontonnya kosong,” sambung pria berusia 48 tahun itu.

“Dari segi manajerial, kami juga dirugikan. Sponsor juga akan mengeluh, karena tujuan mereka menyeponsori sebuah klub dengan harapan produknya dapat ditonton oleh banyak orang. Kalau tanpa penonton, kami juga kehilangan pemasukan dari tiket. Sektor itu selama ini juga menjadi sumber pendapatan Arema. Kalau tanpa penonton tentu berat,” tutupnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya