Menurut BCS, Seto adalah pelatih hebat yang seharusnya dipertahankan oleh klub. Sebab, di bawah arahan Seto, PSS mampu promosi ke Liga 1 dan finis di posisi kedelapan pada musim perdananya tampil di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
“Oleh karena itu berdasarkan pertimbangan dan alasan kami di atas. Kami sepakat tidak ingin lagi PS Sleman berjalan mundur dan diisi oleh SDM yang tidak kompeten. Serta beberapa pihak yang tidak berkompeten yang tidak kami ketahui dimohon untuk meninggalkan peran dan jabatannya,” tulis BCS di laman resminya, Jumat (17/1/2020).
“Selain itu, kami juga mendesak secepatnya untuk mencari investor yang sesuai dengan masyarakat sepakbola Kabupten Sleman. Tuntutan kami jelas, delapan tuntutan dan deretan nama yang tidak berprestasi. Sekarang tinggal pilih, keluarkan semua yang tidak berkompeten atau kami yang keluar dari tribun selamanya/boikot semua pertandingan PS Sleman?” lanjutnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)