Liverpool yang telah disponsori New Balance sejak 2015 terlibat dalam perselisihan hukum pada Oktober. New Balance mengklaim Liverpool telah melanggar ketentuan kemitraan mereka dengan menegosiasikan kontrak lima tahun dengan Nike. Liverpool kemudian memenangkan pengadilan dan masih bersyukur atas layanan yang telah diberikan New Balance dalam lima tahun terakhir.
Sementara itu, Manajer Umum Nike, Bert Hoyt mengatakan tentang kesepakatan baru dengan Liverpool. Hoyt berharap kerja sama Liverpool dengan Nike bisa membawa langkah besar bagi klub berjuluk The Reds tersebut.
“Klub sepakbola Liverpool memiliki warisan membanggakan dan identitas kuat. Kemitraan dengan Liverpool FC menggarisbawahi kepemimpinan kami dalam sepakbola global dan dengan fanbase seluruh dunia yang penuh semangat klub dan warisan kesuksesan yang kuat, mereka memiliki masa depan yang sangat cerah di depan,” tukas Hoyt.
(Ramdani Bur)