LONDON – Gelandang Arsenal, Granit Xhaka, saat ini diisukan bakal pergi dari Emirates Stadium usai mengalami sebuah pertikaian dengan fans klub tersebut. Bahkan akibat pertikaian itu, ban kapten yang awalnya dipercayakan kepada pemain Swiss tersebut harus dicopot oleh pihak Arsenal.
Selain penyopotan status kapten, Xhaka juga tersingkir dari skuad utama Arsenal. Pelatih The Gunners –julukan Arsenal–, yakni Unai Emery, sampai tidak membawanya ketika tim tersebut sedang bertanding karena insiden tersebut.
Baca Juga: Xhaka Buka Suara soal Pertikaiannya dengan Suporter Arsenal
Total Xhaka sudah hampir absen selama satu bulan gara-gara ulahnya yang melakukan perbuatan yang kurang etis di lapangan, terlebih kepada para pendukung tim tersebut. Tentu hal itu bukanlah sesuatu hal yang diinginkan Xhaka, dan karenanya pemain berusia 27 tahun tersebut dikabarkan bakal bersua dengan pihak Arsenal untuk membahas masa depannya di tim asal London Utara tersebut.
“Pasti (kasus yang menimpanya) akan ada solusinya. Karena saya tidak bisa menerima apa yang sedang terjadi kepada saya saat ini. Saya memiliki sesuatu yang jelas dan perlu dilanjutkan, dan saya sangat tahu pihak Arsenal tahu akan hal tersebut,” ucap Xhaka, dikutip dari Daily Mail, Jumat (22/11/2019).