“Saya tidak memahami logika Tottenham yang memecat Poichettino. Ia berhasil membawa tim ini lolos ke FInal Liga Champions pada tanggal 1 Juni kemarin," tambahnya.
“Untuk tim-tim sekelas Tottenham, mereka akan membangun patung untuknya karena ia berhasil membawa tim ini ke partai terbesar dalam sejarah mereka. Saya takut Tottenham akan menyesali keputusan mereka,” tandasnya.
(Fetra Hariandja)