ROMA – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, menyebut para pemainnya merasa hancur dengan hasil yang diraih timnya saat menjamu Borussia Monchengladbach pada pekan ketiga Grup J Liga Eropa 2019-2020. Bermain di Stadio Olimpico, Jumat (25/10/2019) dini hari WIB, Roma harus puas bermain imbang dengan skor 1-1.
Meski hasil yang sejatinya tak terlalu buruk, tetapi luka besar harus dihadapi Roma yang sejatinya layak mendapatkan kemenangan. Raihan tiga poin yang sudah ada di depan mata pun harus pupus setelah wasit membuat kesalahan dalam mengambil keputusan.
Laga yang dipimpin wasit Willie Collum tersebut membuat keputusan yang salah saat memberikan penalti kepada Monchengladbach di menit-menit akhir 90+5. Seakan menjadi keuntungan besar, wakil Jerman itu pun sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat hadiah penalti yang diberikan sang wasit.
Baca juga Ofisial Pertandingan Akui Buat Kesalahan Besar di Laga Roma vs Monchengladbach
Hadiah penalti itu diberikan karena bek Roma yakni Chris Smalling dianggap melakukan pelanggaran handball di area kotak penalti. Sempat menuai protes keras, wasit pun tak menggubrisnya dan tetap memberi hadiah tendangan penalti. Apalagi di kompetisi Liga Eropa tak menggunakan teknologi VAR.
Hasil tersebut jelas terasa sangat menyakitkan karena Roma telah berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan keunggulan. Tetapi rasa sakit itu semakin menjadi-jadi karena ofisial pertandingan telah mengakui jika mereka melakukan kesalahan dalam membuat keputusan untuk memberi hadiah penalti kepada Monchengladbach. Jelas ini menjadi kekecewaan besar bagi Roma.
“Sulit untuk menerima keputusan ini. Semua pemain hancur. Kami melawan pemimpin Liga Jerman dan terus-menerus mengendalikan permainan, walau menghadapi kesulitan. Jadi sangat sulit untuk menerima ini, kami pantas mendapatkan hasil yang berbeda,” ungkap Fonseca, mengutip dari Goal, Jumat (25/10/2019).
(Bagas Abdiel)