"Saya meminta tim saya untuk tampil dan itu adalah bagian dari rencana taktis kami untuk mencoba dan mengisolasi bagian tengah mereka satu lawan satu melawan striker cepat kami. Untuk mencapai apa yang kami inginkan secara taktik, dibutuhkan seluruh tim untuk bermain dengan baik. Saya ingin bola dimainkan untuk Tau dan Bonaventure, tidak hanya untuk dikejar dan kami mencapai itu,” ujar Clement, sebagaimana dikutip dari UEFA, Rabu (2/10/2019).
"Saya puas dengan hasilnya, tetapi juga kecewa. Saya bangga dengan pemain saya. Saya tidak ingin mereka hanya bertahan, tetapi juga menciptakan peluang. Ini memberi mereka kepercayaan diri karena mereka membuktikan layak mendapat tempat mereka di Liga Champions,” tukasnya.
(Ramdani Bur)