BARCELONA – Salah satu pengamat sepakbola asal Spanyol, Josep Maria Minguella, mengaku heran dengan keputusan Barcelona memboyong Antonie Griezmann pada jendela transfer musim panas 2019. Terlebih, Minguella menilai bahwa Griezmann sudah menyakiti hati Barca pada tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, saga transfer Griezmann akhirnya berakhir beberapa waktu lalu. Manajemen Barca akhirnya menebus klausul pelepasan Griezmann dari Atletico yang mencapai 120 juta euro atau sekira Rp1,88 triliun.
Transfer Griezmann menuju Barca itu sendiri sejatinya menimbulkan berbagai drama. Mulai dari Presiden Atletico, Enrique Cerezo, yang merasa dikhianati Griezmann hingga luka lama antara penyerang berpaspor Prancis itu dengan Barca di musim panas tahun lalu.
Baca Juga: 3 Transfer Kontroversial yang Dibuat Barcelona
Ya, pada jendela transfer musim panas 2018 atau tepatnya jelang Piala Dunia Rusia berlangsung, Griezmann memang sempat santer diisukan bakal gabung Barca. Namun Griezmann justru memilih tetap bertahan, dan menambah kontrak berdurasi lima tahun bersama Atletico.
Fakta bahwa Griezmann sempat menolak tawaran Barca sendiri sebenarnya sudah cukup bagi manajemen Blaugrana –julukan Barca– urung memboyongnya pada musim panas ini. Namun Barca tetap merealisasaikan rumor itu, dan membuat Minguella benar-benar tidak habis pikir.
“Perbuatan Griezmann telah menunjukkan rendahnya rasa hormat dia terhadap presiden Barcelona, klub, dan terhadap pendukung. Dialah yang memutuskan menandatangani kontrak baru dengan Atletico, dan memutusnya,” ucap Minguella, seperti disadur dari Sport, Selasa (16/7/2019).
Baca Juga: Morata Sayangkan Kepergian Griezmann dari Atletico
“Pada umummnya, pemain tidak akan mau membayar klausul rilis itu supaya mereka bisa mencapai kesepakatan dengan klub, yang seharusnya terjadi pada kasus ini,” tuntas pria berusia 78 tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)