“Kami ingin melindungi tim-tim seperti Ajax, Monaco dan Leicester City. Ajax lolos ke semifinal dan kemudian menjual pemain-pemain mereka. Ajax melakukan itu karena mereka tidak mendapat jaminan bakal tampil di Liga Champions musim depan atau tidak,” kata Ceferin mengutip dari Sportbible, Jumat (5/7/2019).
(Presiden UEFA Aleksander Ceferin)
“Saya tidak berpikir melindungi banyak klub. Saya pikir, kami hanya melindungi beberapa klub. Karena itu, kami akan membicarakan hal itu dalam pertemuan yang dilakukan pada 11 September,” lanjut Ceferin.
Saat ini, tim yang otomatis tampil di Liga Champions adalah klub yang berstatus juara bertahan. Karena itu, suatu keistimewaan jika lolos ke perempatfinal saja sudah mengamankan tiket mereka untuk tampil di Liga Champions pada musim depan.
(Ramdani Bur)