“Adu penalti lebih ditentukan oleh kuasa Tuhan daripada pemain. Dari dahulu, sekarang, dan sampai selamanya akan selalu seperti itu,” tutur Carlos Queiroz, mengutip dari BBC, Minggu (30/6/2019).
“Kami sudah mengerahkan semua kemampuan tetapi sekali lagi keberuntungan tidak memihak. Satu-satunya yang harus disalahkan karena gagal melangkah ke babak selanjutnya adalah saya, bukan orang lain,” imbuh pelatih berusia 66 tahun itu, dilansir dari Firstpost.
Timnas Kolombia harus mengubur mimpi mengulangi prestasi sebagai kampiun Copa America yang terakhir kali mereka rebut pada 2001. Sementara itu, Cile semakin dekat untuk mencatatkan hattrick juara jika mampu menaklukkan Peru di partai Semifinal Copa America 2019, Kamis 4 Juli pagi WIB.
(Fetra Hariandja)