Sebab, di injury time babak kedua, Brasil mendapat hadiah penalti dari wasit setelah pemain Peru melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Sayangnya, Jesus yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menambah keunggulan Brasil lantaran tembakannya ditepis Gallese. Brasil harus mengakhiri laga dengan skor 5-0.
Kegagalan ini memberi Jesus kecemasan mendalam. Tetapi, ia mengaku berusaha melawannya sehingga bisa membawa Brasil melenggang ke babak semifinal.
"Saya tidak bisa menyelesaikan penalti (saat melawan Peru) dan saya merasa jengkel dengan diri saya sendiri. Itu memberi saya sedikit kecemasan. Saya perlu mencetak gol di lapangan dan saya menyadari saya memiliki kesempatan. Di pertandingan sebelumnya, saya tidak melihat kiper dan saya menendang keras. Dalam pertandingan tadi, saya tenang dan menendangnya," ujar Jesus, sebagaimana dikutip dari Radio Jornal, Jumat (28/6/2019).
(Djanti Virantika)