MANCHESTER – Presiden Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menyindir balik petinggi Liga Spanyol, Javier Tebas. Al Mubarak menyebut bukan Man City yang merusak tatanan transfer, melainkan klub-klub Liga Spanyol seperti Real Madrid dan Barcelona.
Sebelumnya, Tebas menyindir Man City dan Paris Saint-Germain (PSG) yang merusak tatanan transfer. Dalam pandangan Tebas, klub-klub yang dimiliki taipan asal Asia Barat itu telah merusak pasar transfer.
(Man City disindir Javier Tebas)
Tebas mengambil contoh tatkala PSG memecahkan rekor transfer dunia dengan menggaet Neymar Jr dari Barcelona seharga 222 juta euro atau sekira Rp3.57 triliun. Hal yang membuat Tebas marah adalah, PSG dan Man City dinilai pintar mengakali pendapatan untuk menghindari aturan Financial Fair Play (FFP).
BACA JUGA: Leroy Sane Dipercaya Mampu Gantikan Peran Robben dan Ribery di Bayern
Kesal mendapat sindiran di atas, Al Mubarak pun angkat bicara. Menurut pria asal Uni Emirat Arab itu, justru Madrid yang pertama kali merusak tatanan transfer. Tepatnya pada awal 2000-an dengan mendatangkan sejumlah pemain berharga mahal seperti Luis Figo, Zinedine Zidane dan lain-lain.