“Dia harus belajar dari itu. Kami di sini untuk mendukungnya dan dia kuat. Dia mengalami masa-masa buruk di awal kariernya di United sebagaimana yang saya ingat dan dia masih anak-anak ketika itu, namun berhasil melaluinya. Dia melakukan apa yang harus dia lakukan kemudian, mengubahnya, memenangkan trofi, dan menjadi pemain terbaik di klub, dan dia adalah pemimpin di ruang ganti. Sekarang tergantung kami sebagai tim untuk membantunya dan mempercayai kemampuannya,” lanjut Lukaku.
Sepanjang gelaran Liga Inggris 2018-2019 berlangsung, gawang Man United telah bobol sebanyak 51 kali. Ini merupakan jumlah kebobolan terbanyak yang mereka alami dalam satu musim di pentas Liga Inggris.
(Fetra Hariandja)