Hal itu menunjukkan kepercayaan diri Lukaku yang meningkat sehingga berdampak pada ketajamannya di depan gawang lawan. Penampilan Lukaku saat Man United menang dramatis 3-1 atas Paris Saint-Germain (PSG) di leg II babak 16 besar Liga Champions musim ini jadi bukti peningkatan performa dia ketika dilatih Solskjaer.
“Pada periode ini apa yang dia (Lukaku) hargai dari pelatih (Solskjaer) adalah membuatnya terlibat permainan dengan banyak perhatian. Itu normal dengan level pemain tetapi terkadang ada pelatih yang tidak terbiasa melakukannya,” kata Pastorello, seperti yang dikutip dari Sky Sports, Jumat (5/4/2019).
“Begitu memiliki kesempatan maka dia akan mencetak gol. Jadi, dia sekarang penting ketika tidak memulai (pertandingan dari awal) dan saat bermain sejak awal. Dia mencetak gol (tiga pertandingan berturut-turut). Dia luar biasa dalam kemenangan melawan Paris Saint-Germain. Jadi, sekarang kami pikir dia kembali pada tempatnya,” tutupnya.
(Andika Pratama)