“Moise adalah aset untuk sepakbola Italia, seorang anak emas yang sedang melakukan yang terbaik dan tidak harus berpura-pura. Saya tidak benar-benar ingat apa yang terjadi di lapangan, tetapi saya sudah melihat foto Moise dan dia tidak melakukan sesuatu yang salah,” tutur Giorgio Chiellini, mengutip dari ITV, Kamis (4/4/2019).
“Satu-satunya kesalahan yang dilakukan adalah diving, yang saya yakin tidak akan diulanginya. Akan tetapi, dia harus terus belajar. Dia adalah orang yang selalu bersikap positif dan tentu tidak pantas mendapatkan hinaan seperti itu,” imbuh pesepakbola berusia 34 tahun itu.
Di luar dari pembahasan soal rasisme, Moise Kean memang sedang bersinar terang. Penyerang berdarah Pantai Gading itu mengemas empat gol dari empat partai terakhir bersama Juventus. Sementara di Tim Nasional (Timnas) Italia, ia mencetak dua gol dari dua laga Kualifikasi Piala Eropa 2020.
(Fetra Hariandja)