Di babak kedua, Casemiro juga merasa para pemain Madrid telah mengeluarkan kemampuan yang optimal. Mereka telah bekerja keras untuk mengejar ketertinggalannya. Sayangnya, usaha tim asuhan Zinedine Zidane lagi-lagi belum berbuah manis karena Valencia justru bisa menambah keunggulannya lewat gol Ezequiel Garay. Dengan sederet usaha dan kerja keras yang ditunjukkan Madrid, Casemiro merasa timnya tak seharusnya dinilai buruk atas kekalahan tersebut.
"Saya tidak percaya Valencia adalah tim yang lebih baik dari kami. Saya pikir kami mengendalikan jalannya pertandingan babak pertama. Tapi kemudian, mereka mencetak gol di 10 menit terakhir. Kami memiliki permainan di tangan kami dan kemudian, dengan gol, tentu saja mereka berada di puncak, para pendukung memainkan peran atas hal itu,” ujar Casemiro, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (4/4/2019).
"Di babak kedua, kami berusaha dan kami bekerja keras. Tetapi, sepakbola adalah tentang gol. Mereka mendapat 2-0, kami terus bekerja, terus berusaha sehingga membuat skor menjadi 2-1 di akhir. Kekalahan itu sulit, tetapi kami memikirkan kerja keras kami. Kami harus memainkan laga demi laga. Kami tahu tidak dalam performa terbaik, tetapi kami harus terus bekerja,” tukasnya.
(Djanti Virantika)